Pohon Angsana Tumbang Timbulkan Kekhawatiran di Kemang Raya

- Senin, 12 Januari 2026 | 12:24 WIB
Pohon Angsana Tumbang Timbulkan Kekhawatiran di Kemang Raya

Senin pagi (12/1) lalu, kawasan Kemang Raya diguyur hujan lebat. Bukan cuma hujan, anginnya juga bertiup kencang. Kombinasi alam yang tak bersahabat itu berakhir dengan sebuah pohon angsana yang tumbang dan menutupi jalan. Kejadiannya tepat di depan Arion Suites Hotel Kemang, di wilayah Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan.

Menurut laporan yang diterima, pohon itu sempal dan roboh sekitar pukul 07.15 WIB. Untungnya, petugas Satpol PP Kecamatan Mampang yang sedang melintas langsung melihat kejadian tersebut. Mereka segera memberi tahu dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk penanganan.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan penyebabnya.

“Penyebabnya adalah hujan intensitas tinggi, disertai angin kencang. Satpol PP Kecamatan Mampang melintas di Jalan Kemang Raya dan melihat pohon angsana sempal sehingga menutup jalan. Koordinasi dengan dinas terkait dilakukan untuk penanganan,”

Operasi penanganan pun digeber. Berbagai unsur langsung diterjunkan ke lokasi. Mulai dari jajaran Kelurahan Bangka, petugas Gulkarmat, BPBD, PPSU, hingga Dinas Pertamanan dan Kehutanan. Satpol PP dan Bhabinkamtibmas juga turun tangan. Kerja sama mereka cukup cepat, proses pembersihan selesai sekitar pukul 08.30 WIB.

Nah, kabar baiknya, meski pohon besar itu menutup jalan, tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil yang dilaporkan. Tidak ada kendaraan atau objek lain yang terdampak.

“Dalam kejadian ini tidak terdapat objek terdampak, korban jiwa, maupun kerugian materiil,” tegas Yohan.

Saat ini, kondisi di Jalan Kemang Raya sudah dinyatakan aman. Penanganan dinyatakan selesai dan lalu lintas kembali normal. Warga pun bisa beraktivitas seperti biasa setelah pagi yang cukup mendebarkan itu.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar