Sudah hampir sebulan aksi demonstrasi mengguncang Iran. Pemicunya sederhana namun menusuk: krisis ekonomi yang kian hari kian terasa menyulitkan rakyat. Awalnya mungkin hanya unjuk rasa biasa, tapi situasi dengan cepat berubah. Massa mulai membakar dan merusak sejumlah gedung di berbagai kota, tanda bahwa amarah telah meluap.
Lalu, langkah drastis diambil pemerintah. Menurut laporan yang beredar, pada Kamis (8/1) lalu, akses internet di seluruh Iran dipadamkan. Gelap. Langkah ini jelas dimaksudkan untuk meredam dan membatasi penyebaran informasi dari dalam negeri ke dunia luar.
Di tengah situasi yang memanas, pemerintah tampaknya berusaha mencari celah dialog. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, seperti dikutip media, menyatakan bahwa pemerintah tengah berinteraksi dengan berbagai kelompok sosial. Tujuannya, untuk mengatasi berbagai persoalan yang memicu protes ini.
Artikel Terkait
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar
Heboh Video 1 Menit 50 Detik, Teh Pucuk Harum Jadi Misteri yang Picu Bahaya Phising
Parlemen Iran Ancam AS dan Israel Jadi Sasaran Balasan Militer