Tiga WNI Terjebak di Socotra Imbas Serangan Saudi di Yaman

- Jumat, 09 Januari 2026 | 10:12 WIB
Tiga WNI Terjebak di Socotra Imbas Serangan Saudi di Yaman

Kabarnya, ada tiga warga Indonesia yang terdampar di Pulau Socotra, Yaman. Kondisi ini terjadi setelah koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan ke kelompok separatis di negara tersebut. Informasi ini diungkapkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri RI.

Menurut Heni Hamidah, Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, kasus ini sudah diketahui sejak awal Januari 2026 dan sedang dalam penanganan.

“KBRI Muscat telah menerima informasi dari Satgas Perlindungan WNI di Yaman bahwa ada tiga orang WNI yang mengalami kondisi stranded di Socotra Yaman pada tanggal 3 Januari lalu,”

ujar Heni di Jakarta Pusat, Kamis lalu.

Lantas, bagaimana bisa mereka terjebak? Rupanya, semua ini berawal dari penutupan wilayah udara Yaman oleh Pemerintah Arab Saudi. Aksi militer ke Pelabuhan Makalla pada 30 Desember silam memicu langkah itu. Akibatnya, penerbangan dari Socotra terhenti total. Mereka pun tak bisa pergi.

“Dan para WNI ini tidak dapat keluar dari Socotra karena tidak ada penerbangan yang beroperasi,” lanjut Heni.

Soal bagaimana mereka sampai di sana, Heni menjelaskan bahwa ketiganya menggunakan jasa operator wisata internasional bernama Tour Socotra, yang berbasis di Uni Emirat Arab.

Penanganannya sendiri melibatkan banyak pihak. Beberapa perwakilan RI di kawasan dikerahkan untuk urusan ini.

“Nah, kasus ketiga WNI ini tengah ditangani oleh beberapa perwakilan kita di kawasan antara lain KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Jeddah,” ucapnya.

Kabar baiknya, komunikasi dengan ketiga warga telah terjalin. Dari pantauan terakhir, kondisi mereka dinyatakan aman dan sehat.

“Jadi berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman,” sambung dia.

Ada secercah harapan. Penerbangan dari Socotra mulai dibuka kembali sejak Rabu, 7 Januari. Sayangnya, pada penerbangan perdana maskapai Yemenia Airways, ketiga WNI itu belum berhasil diangkut.

“Meski pun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel dan telah diupayakan oleh perwakilan RI,” jelas Heni.

Upaya pemulangan terus digenjot. Rencananya, ada penerbangan lanjutan pada siang hari ini dan besok menuju Jeddah.

“Perwakilan kita di Muscat maupun Abu Dhabi tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut dalam penerbangan tersebut,” tutur Heni.

“Dan tentunya kita akan terus mengawal kasus ketiga WNI stranded ini,” pungkasnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar