Jalanan Caracas dipenuhi lautan manusia pada Senin (5/1) lalu. Mereka adalah pendukung setia Nicolas Maduro, berkumpul menyaksikan momen bersejarah: Delcy Rodriguez secara resmi dilantik sebagai Presiden Venezuela. Sebelumnya, Rodriguez memangku jabatan sebagai Wakil Presiden.
Suasana terasa panas namun penuh semangat. Bendera merah, biru, dan kuning berkibar di mana-mana, disertai spanduk-spanduk yang menegaskan dukungan untuk Maduro. Sorak-sorai tak henti menggema.
Di dalam Majelis Nasional, upacara pelantikan berlangsung khidmat. Rodriguez mengucapkan sumpah jabatan di hadapan para anggota parlemen. Dengan suara tegas, dia menyatakan sumpah itu diucapkannya atas nama seluruh rakyat Venezuela.
Namun begitu, di luar gedung parlemen, nuansanya justru berbeda. Ribuan orang berkumpul bukan hanya untuk merayakan, tapi juga menuntut. Teriakan mereka nyaring terdengar, "Maduro, bertahanlah: Venezuela bangkit!" Tuntutan pembebasan pemimpin mereka menggantung di udara.
Seorang demonstran, Flur Alberto yang berusia 32 tahun, menyuarakan kegelisahannya pada AFP.
Artikel Terkait
Panther Hitam Siap Sambut Rafale, Hawk 109/209 Pamit dari Pekanbaru
Trump Ancang-ancang Serang Nigeria Lagi, Tuding Ada Kekerasan Sistematis Terhadap Kristen
Indonesia dan 21 Negara Muslim Kutuk Keras Kunjungan Israel ke Somaliland
RSHS Tegaskan Super Flu di Bandung Bukan Istilah Medis, Masyarakat Diminta Tenang