Bayangkan keseharian Anda berselancar di dunia maya. Mulai dari cek media sosial, baca berita, sampai tanya hal-hal kecil ke asisten virtual. Tampaknya biasa saja, bukan? Tapi ada satu fakta yang mulai mengemuka: kendali atas hampir semua platform itu kini berada di tangan yang sama. Sekelompok miliarder, yang notabene sekutu dekat Donald Trump, disebut-sebut memegang kendali atas X, Facebook, Instagram, hingga WhatsApp. Belum lagi TikTok, Truth Social, dan Twitch. Cakupannya luar biasa luas.
Di sisi lain, lanskap media konvensional pun tak luput. Mereka juga disebut memiliki atau paling tidak, punya pengaruh kuat di raksasa seperti Fox News, CBS, The Washington Post, The Wall Street Journal, dan New York Post. Kalau dirunut lebih jauh, pengaruhnya menjalar ke lebih dari 185 stasiun TV lokal dan outlet berita di seratus pasar berbeda. Jaringannya, kalau benar, benar-benar masif.
Nah, ini yang bikin merinding. Kontrol mereka ternyata tidak berhenti di konten yang kita baca atau tonton. Menurut analisis beberapa pengamat, mereka juga menguasai teknologi di balik layar. AI yang kita andalkan untuk jawaban cepat, algoritma yang menyodorkan feed media sosial, bahkan data pribadi yang tanpa sadar kita serahkan demi akses semuanya diklaim berada di bawah kendali kelompok yang sama. Perangkat yang kita pegang setiap hari, entah itu ponsel atau laptop, juga jadi bagian dari ekosistem ini.
Dampaknya? Bisa dibilang, berita yang sampai ke kita dan sisa privasi yang kita kira masih aman, sekarang sangat bergantung pada apa kata Trump dan kawan-kawan miliardernya itu. Situasinya jadi agak suram, ya.
Yang paling mengkhawatirkan, semua ini bukan kebetulan. Banyak yang meyakini ini adalah hasil dari sebuah rencana yang disusun rapi, bertahap, dan punya tujuan politik yang jelas. Seperti puzzle yang disusun perlahan, kini gambaran besarnya mulai terlihat dan bagi sebagian orang, gambaran itu cukup mencemaskan.
Seperti yang diungkapkan aktivis Melanie D'Arrigo dalam sebuah cuitan yang viral:
"Trump’s billionaire allies now control X, Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, Truth and Twitch. They own Fox News, CBS, WaPo, WSJ and NY Post plus 185 local tv stations and news in 100 markets. They control the AI you're asking for answers, the algorithms feeding you..."
Pernyataan itu, meski singkat, menyiratkan kekhawatiran yang dalam. Ia seolah mengetuk kesadaran kita: dalam dunia yang serba terhubung ini, siapa sebenarnya yang memegang kendali?
Artikel Terkait
Indonesia dan AS Sepakati Perjanjian Dagang Resiprokal, Akses Tarif Nol Persen untuk Ribuan Produk
Pakar Hukum: Warga Berhak Gugat Negara atas Kelalaian Infrastruktur Publik
Pemimpin Kartel CJNG El Mencho Tewas, Kekacauan di Meksiko Picu Peringatan Perjalanan dan Pembatalan Penerbangan
Makassar Alokasikan Rp10,6 Miliar untuk Bangun Jalan Akses TPA Antang