Menteri Supratman Buka Suara: KUHAP Baru Didesain untuk Peradilan Pidana yang Lebih Solid

- Senin, 05 Januari 2026 | 14:30 WIB
Menteri Supratman Buka Suara: KUHAP Baru Didesain untuk Peradilan Pidana yang Lebih Solid

Selain itu, ada juga mekanisme baru bernama plea bargaining atau pengakuan bersalah. Konsep ini bisa memberi ruang pengurangan hukuman.

"Plea bargaining ini mirip dengan yang ada di sistem peradilan Amerika, yang kita sebut plea guilty. Ada pengakuan bersalah, lalu ada pertimbangan untuk mengurangi hukuman," tuturnya.

Dengan cara ini, sistem peradilan diharapkan bakal berjalan lebih efisien.

Di sisi lain, Supratman juga menepis kekhawatiran yang beredar. Ia menegaskan bahwa wewenang penangkapan, penyitaan, atau penahanan tidak akan jadi semena-mena.

"Yang dikhawatirkan teman-teman, bahwa nanti semua bisa dilakukan sembarangan tanpa izin pengadilan, itu sama sekali tidak benar," pungkasnya tegas.


Halaman:

Komentar