“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Tunggul.
Keterangan Polisi
Dari sisi kepolisian, ceritanya berawal dari sebuah mobil boks. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa Polsek Cimanggis mendapat laporan tentang dua korban penganiayaan yang berada di dalam kendaraan itu.
“Karena luka-luka yang diderita, korban dibawa ke RS Brimob. Namun, setelah dilakukan perawatan, satu korban meninggal dunia dan satu lainnya selamat serta masih dalam perawatan,” jelas Made.
Pihak keluarga korban sudah melapor. Proses pemeriksaan saksi pun akan segera digelar. Yang jelas, pelaku utama sudah diamankan.
“Pelaku penganiayaan diduga anggota TNI AL berpangkat Serda. Oknum tersebut sudah dibawa oleh POMAL (Polisi Militer TNI AL),” tutup Made.
Kini, kasus ini berada di bawah pengawasan dua institusi sekaligus: militer dan polisi. Masyarakat menunggu proses hukum yang adil, sambil berharap tragedi seperti ini tak terulang lagi.
Artikel Terkait
PDIP Berdiri Sendiri, Tolak Rencana Pilkada Kembali ke DPRD
Dari Puing Kekecewaan, Masjid Al Huda di Gunungkidul Bangkit Kembali
MUI Soroti Pasal KUHP Baru: Nikah Siri dan Poligami Dikriminalisasi?
Pekerja Informal dan Jurang Perlindungan Saat PHK