Serangan AS Tak Lumpuhkan Kilang Venezuela, Tapi Ekspor Minyak Anjlok Drastis

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 20:18 WIB
Serangan AS Tak Lumpuhkan Kilang Venezuela, Tapi Ekspor Minyak Anjlok Drastis

Kebijakan Washington itu bikin banyak pemilik kapal kapok melintas di perairan Venezuela. Alhasil, stok minyak mentah dan bahan bakar milik PDVSA menumpuk di tempat penyimpanan. Perusahaan pun kelabakan. Untuk menghindari pemangkasan produksi, mereka terpaksa memperlambat pengiriman di pelabuhan dan menyimpan minyak di atas kapal tanker solusi darurat yang jelas tidak ideal.

Belum lagi urusan administrasi yang berantakan. Sistem PDVSA sebenarnya belum pulih total dari serangan siber yang terjadi juga pada Desember lalu. Serangan digital itu memaksa mereka mengisolasi terminal, ladang, dan kilang dari sistem pusat. Mau tak mau, PDVSA kembali mengandalkan pencatatan manual. Ribet, tapi setidaknya operasi tetap jalan.

Jadi, gambaran lengkapnya begini: fasilitas fisik produksi minyak masih utuh, tapi perusahaan ini terjepit dari berbagai sisi. Dari blokade laut, tumpukan stok, sampai sistem komputer yang masih jompo. Tantangan buat Caracas dan PDVSA ke depan masih sangat panjang.


Halaman:

Komentar