Dasco dan Satgas Bencana: Model Baru DPR untuk Dukung Agenda Prabowo

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 12:25 WIB
Dasco dan Satgas Bencana: Model Baru DPR untuk Dukung Agenda Prabowo

Peran Dasco Dinilai Jadi Model: Satgas DPR Bisa Dukung Agenda Prabowo

Pertemuan di kediaman dinas Widya Chandra, Jakarta, Jumat lalu, bukan sekadar agenda rutin. Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, soal pemulihan pascabencana di Sumatra. Pertemuan yang dihadiri sejumlah menteri ini, di mata pengamat, punya makna yang lebih dalam.

Menurut Amir Hamzah, seorang pengamat intelijen dan geopolitik, laporan yang disampaikan Dasco itu penting banget. Ia melihatnya sebagai bahan baku untuk menguatkan kinerja DPR ke depannya.

“Ini sinyal kuat bahwa tahun 2026 akan menjadi fase operasionalisasi dan aktualisasi fungsi-fungsi DPR RI secara lebih nyata. Kinerja Satgas Pascabencana Sumatra yang dipimpin Prof. Sufmi Dasco Ahmad dijadikan model kerja,”

kata Amir, Sabtu (3/1/2026).

Intinya, pola kerja satgas bencana itu berpotensi ditiru. Amir menilai, DPR bisa membentuk satuan-satuan tugas lain untuk mendukung agenda strategis pemerintahan baru. Ia menyebut setidaknya ada empat bidang yang bisa digarap.

“Pertama, satgas pemberantasan korupsi. Kedua, perang terhadap oligarki. Ketiga, perlindungan dan penertiban kawasan hutan. Keempat, satgas penegakan kedaulatan negara,”

tegasnya.

Di sini, posisi Dasco jadi kunci. Dia dianggap bisa menjembatani antara fungsi legislatif DPR dan kebutuhan eksekutif. Dengan model satgas, DPR tidak cuma duduk membahas RUU, tapi turun aktif mengawasi isu-isu panas.

“Dalam kinerjanya nanti, DPR dapat memaksimalkan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan dari berbagai pihak terkait persoalan korupsi, penguasaan sumber daya oleh oligarki, kerusakan hutan, hingga ancaman terhadap kedaulatan negara,” jelas Amir lagi.

Yang menarik, cara kerja satgas bencana itu dinilai cepat, terukur, dan lapangan. Gaya seperti ini, kata Amir, sejalan dengan kepemimpinan Prabowo yang dikenal menekankan hasil dan ketegasan.

Kesimpulannya? Jika model ini dikembangkan, peran Dasco bakal meluas.

“Kalau ini dikembangkan, maka peran Dasco bukan hanya sebagai pimpinan DPR, tetapi juga sebagai arsitek penguatan fungsi pengawasan DPR yang selaras dengan visi Presiden,”

pungkas Amir Hamzah.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar