✍🏻 Ustadz Fahmi Hasan Nugroho
Emas dan perak, pada hakikatnya, cuma logam. Sama seperti besi atau tembaga. Tapi ya sudahlah, manusialah yang memberi nilai lebih pada keduanya, membedakannya dari logam biasa lainnya.
Lantas, apakah uang wajib berbahan emas dan perak? Enggak juga, sih. Faktanya, Rasulullah ﷺ sendiri dulu tidak mencetak mata uang baru. Beliau justru memakai koin-koin "impor" yang sudah beredar luas di masyarakat. Dinar itu kan aslinya dari Romawi, dari kata Denarius. Sementara uang perak datang dari Persia. Bahkan, ada cerita menarik bahwa Umar bin Khaththab pernah punya gagasan untuk bikin uang dari kulit unta. Jadi, urusan bentuk dan bahan, fleksibel banget.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun