Di Jalan Dago, Bandung, aroma gurih lumpia basah selalu menandai kehadiran sebuah gerobak sederhana. Tapi jangan salah, penjualnya bukan sembarang pedagang. Agus Hidayat, pria 42 tahun itu, justru berdiri gagah dengan jas rapi, dasi merah, dan sepatu pantofel mengilap. Penampilannya bak eksekutif, benar-benar kontras dengan lapak lumpianya.
Menurut Agus, semua berawal dari tren di TikTok. “Awal mulanya sih ada siaran di TikTok, berempat sama rekan,” katanya, ditemui suatu Jumat.
“Kita kalau live semuanya pakai jas seperti ini. Awalnya dari situ, challenge-challenge-an.”
Dulu siaran dilakukan dua kali seminggu. Kini? Ia memakainya tiap hari. “Nah, kalau sekarang tiap hari pakai jas,” lanjutnya sambil tertawa. Gaya itu sudah dijalaninya sekitar dua bulan, meski rutin tiap hari baru sepekan terakhir. Efeknya? Pembeli langsung penasaran.
Namun begitu, penampilan necisnya sempat memicu tafsir yang salah. Beberapa pelanggan malah mengira dia anggota Paspampres atau intel yang sedang menyamar. Agus hanya bisa geleng-geleng. “Bukan, saya mah asli tukang lumpia,” ujarnya, menirukan celoteh para pembeli.
Dari Mana Jas-Jas Itu?
Soal setelan formalnya, Agus menjelaskan dengan santai. “Pakaiannya ada yang satu dikasih, kalau yang lain beli,” ujarnya. Simple saja.
Sebelum menjadi pedagang lumpia yang terkenal ini, ternyata Agus sudah lama menggeluti dunia jualan. Sudah 14 tahun dia setia di lokasi yang sama. Pekerjaan sebelumnya? Sopir mobil boks. “Sekarang mah ya jadi pedagang kaki lima gini lah, alhamdulillah,” ucapnya dengan nada lega.
Artikel Terkait
Ijazah Palsu dan Drama Hukum: Polisi Melindungi Siapa?
Pencuri Tersandung Tangga, Ternyata Buronan Pembunuhan Bocah Cilegon
Tiga Jenazah Korban Tragedi Warakas Dimakamkan Hari Ini
Bangkit dari Abu, Pedagang Kalibata Mulai Bangun Kembali Usaha