Dua pekan lalu, di sebuah pengungsian di Aceh Tamiang, seorang ibu melahirkan anaknya. Namun, momen bahagia itu ternoda oleh insiden yang membuat hati miris: sang bayi mengalami patah tulang pada bahunya saat proses kelahiran.
Kondisi itu tentu saja memerlukan penanganan serius. Tak lama setelah kejadian, ibu dan bayi malang itu akhirnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Adam Malik di Medan. Tujuannya jelas, agar keduanya mendapat perawatan yang lebih maksimal.
Evakuasi dilakukan pada Rabu (31/12) lalu. Yang menarik, proses pemindahan ini melibatkan Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah RI, Dr. Muhammad Hidayat, yang juga merupakan relawan kemanusiaan. Mereka menggunakan ambulans dari Puskesmas setempat untuk menempuh perjalanan ke rumah sakit rujukan.
Bagaimana kabar mereka sekarang? Menurut Adela Eka Putra Marza, Asisten Manajer Humas RSUP H Adam Malik, kondisi keduanya sudah jauh lebih baik.
"Kondisi bayi dan ibunya itu stabil, sudah membaik lah,"
kata Ade, begitu ia disapa, ketika dihubungi Jumat (2/1).
Ia menjelaskan, pemeriksaan mendetail tidak menemukan tanda-tanda kegawatan darurat. Bahkan, rencananya ibu dan bayi tersebut sudah bisa pulang ke rumah dalam waktu dekat.
"Jadi bagian yang disebut patah itu (tulang bahu) tidak gawat. Jadi sudah dilakukan foto rontgen. Dari foto rontgen tidak ditemukan kegawatan darurat,"
"Tidak ada rencana operasi. Menurut dokter, besok bayi bisa pulang,"
sambungnya.
Tim dokter, yang terdiri dari dokter Anak dan dokter Ortopedi, telah memeriksa pasien kecil ini. Hasil rontgen pun mengonfirmasi bahwa tidak ada keadaan darurat yang perlu dikhawatirkan.
Lebih dari sekadar pemeriksaan, tim dokter juga sudah memberikan panduan perawatan lanjutan kepada sang ibu. Poin utamanya adalah tentang cara menggendong bayi yang benar, mengingat tulang si kecil masih sangat lunak dan memiliki kemampuan untuk pulih dengan sendirinya.
"Jadi nanti mulai dari cara menggendong bayi, itu sudah dikasih tahu dokter ortopedi ke ibunya. Karena kan ini masih bayi, jadi tulangnya lemas yang akan tumbuh lagi,"
pungkas Ade, menutup penjelasannya.
Berita ini tentu membawa angin segar. Di balik awal yang sulit, ada harapan untuk pemulihan yang sempurna bagi sang bayi.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp40.000 per Gram, Buyback Anjloh Rp51.000
Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian Gaza dan Bahas Perjanjian Dagang dengan AS di Washington
Truk Tangki Tiner Terbakar di Tol Cipali, Lalu Lintas Macet 7 Kilometer
Presiden Prabowo Tiba di AS, Fokuskan Kunjungan pada Perdagangan dan Perdamaian Gaza