Malam pergantian tahun di Jalur Deandles, Lamongan, berakhir dengan tragedi. Kamis malam (1/1/2026) lalu, sebuah tabrakan frontal yang keras merenggut nyawa dua orang pengendara motor di depan SPBU Desa Kemantren, Paciran. Korban tewas di tempat kejadian.
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, kejadian bermula saat sebuah motor plat W 21xx CP melaju dari arah barat. Pengendaranya, MN (46), membonceng NF (34).
“Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor diduga melaju terlalu ke kanan,”
ujar Ipda Hamzaid, Jumat (2/1/2026).
Nah, di sisi yang berlawanan, dari timur, sebuah truk tangki plat L 86xx UUD yang dikemudikan Y sedang berhenti. Sang sopir konon menunggu celah untuk belok kanan. Situasinya sudah rawan.
Jaraknya terlalu dekat. Sangat dekat. Tabrakan hebat antara motor dan truk tangki itu akhirnya tak terelakkan. Benturan maut itu langsung menewaskan kedua orang di motor tersebut di tempat, akibat luka-luka parah yang mereka alami.
Begitu mendapat laporan, petugas Unit Gakkum Satlantas langsung bergerak ke TKP. Mereka melakukan evakuasi, mengamankan lokasi, dan mengatur lalu lintas di jalur pantura yang padat itu agar tidak macet total. Kerja cepat di tengah suasana mencekam.
“Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan untuk penyelidikan lebih lanjut,”
kata Hamzaid menambahkan.
Insiden pilu ini kembali mengingatkan betapa jalur Deandles Lamongan punya catatan kelam. Polisi pun mengimbau, ya imbauan standar sih, tapi selalu relevan: pengendara harus ekstra hati-hati. Patuhi rambu, jaga kecepatan, apalagi di jalur yang dikenal padat dan rawan seperti ini. Keselamatan itu nomor satu, sebelum semuanya terlambat.
Artikel Terkait
Carrick Siap Pimpin Manchester United Secara Permanen
Kapolri Tekankan Sinergi Polri, Serikat Pekerja, dan Masyarakat Hadapi Dampak Global
Hotman Paris Bela ABK Kasus Sabu 2 Ton yang Dituntut Mati
Kejaksaan Agung Tuntut Mati Enam Terdakwa Penyelundup Dua Ton Sabu di Batam