Pernyataan itu sekaligus menyentuh persoalan lain yang lebih kompleks, yakni soal keabsahan ijazah. Isu yang memang sudah lama mengendap, tapi kini kembali mencuat.
Nah, untuk penjelasan lebih detail, panitia menyertakan sebuah video. Mereka meminta publik menyimak langsung penuturan mereka.
1. "Di Forum Kandidat Walikota 2005, Jokowi jelas tidak pakai kacamata.
Kami buruh ada yang lulusan SMPP tahun ajaran 1980/1981, ijazahnya ditahan oleh SMPP Surakarta. Waktu itu namanya masih SMPP, bukan SMA 6. Itu kaitannya dengan ijazah Jokowi"JokowiBapakIjazahPalsu pic.twitter.com/ioQNNkDWe9Foto yang satu ini, sederhana saja penampakannya. Tapi dampaknya? Bisa jadi panjang urusannya. Ia bukan cuma sekadar potret lawas, melainkan sebuah puzzle yang mencoba menjawab teka-teki lama.
Artikel Terkait
Jalan Hilang, Akses Terputus: Bekas Amukan Banjir Bandang di Duo Koto Belum Pulih
Resolusi 2026: Hidup Panjang dan Bermakna Dimulai dari Hal-Hal Kecil
Hunian Sementara di Aceh Tamiang Tak Sekadar Tempat Berlindung, Dilengkapi Fasilitas Penunjang
Lewotobi Laki-laki Siaga Maksimal, Status Dinaikkan ke Awas