Ini foto Jokowi yang belum pernah beredar luas. Diambil dari sebuah forum kandidat walikota tahun 2005, gambar ini menunjukkan sesuatu yang berbeda: Jokowi tampil tanpa kacamata.
Panitia penyelenggara forum itu akhirnya angkat bicara. Mereka membuka arsip lama dan merilis foto yang selama ini tersimpan. Menurut mereka, forum itu digelar menjelang Pilkada Solo 2005, yang menjadi ajang pertama Jokowi bertarung.
Kalau dilihat, penampilannya di foto ini kontras dengan foto di ijazah UGM-nya yang beredar. Di ijazah, ia terlihat berkumis dan tentu saja, memakai kacamata. Perbedaan itu yang kemudian memicu banyak tanya.
Pilkada Solo sendiri digelar pada 27 Juni 2005. Jokowi kala itu berpasangan dengan F.X. Hadi Rudyatmo. Namun begitu, perjalanan politiknya itu kini justru dikaburkan oleh polemik dokumen lama.
Dalam sebuah pernyataan terpisah, salah seorang panitia forum menyebutkan hal yang lebih jauh.
"Di Forum Kandidat Walikota 2005, Jokowi jelas tidak pakai kacamata. Kami buruh ada yang lulusan SMPP tahun ajaran 1980/1981, ijazahnya ditahan oleh SMPP Surakarta. Waktu itu namanya masih SMPP, bukan SMA 6. Itu kaitannya dengan ijazah Jokowi."
Pernyataan itu sekaligus menyentuh persoalan lain yang lebih kompleks, yakni soal keabsahan ijazah. Isu yang memang sudah lama mengendap, tapi kini kembali mencuat.
Nah, untuk penjelasan lebih detail, panitia menyertakan sebuah video. Mereka meminta publik menyimak langsung penuturan mereka.
1. "Di Forum Kandidat Walikota 2005, Jokowi jelas tidak pakai kacamata.
— Artanabil (@ArtaN7707) January 1, 2026
Kami buruh ada yang lulusan SMPP tahun ajaran 1980/1981, ijazahnya ditahan oleh SMPP Surakarta. Waktu itu namanya masih SMPP, bukan SMA 6. Itu kaitannya dengan ijazah Jokowi"JokowiBapakIjazahPalsu pic.twitter.com/ioQNNkDWe9
Foto yang satu ini, sederhana saja penampakannya. Tapi dampaknya? Bisa jadi panjang urusannya. Ia bukan cuma sekadar potret lawas, melainkan sebuah puzzle yang mencoba menjawab teka-teki lama.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Dugaan KDRT di Balik Kematian Anak Laki-laki Penuh Luka di Sukabumi
Zuckerberg Bersaksi di Sidang Gugatan Desain Adiktif Instagram
Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Dianiya Ibu Tiri
Anggota DPR Soroti Potensi Oligarki dalam Distribusi Gas 3 Kg