Kelompok Hamas akhirnya angkat bicara soal rencana penempatan pasukan penjaga perdamaian internasional di Gaza. Lewat juru bicaranya, Hazem Qassem, mereka bilang sih siap menyambut Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk itu. Tapi ada catatan penting: jangan sekali-kali mencampuri urusan internal Gaza. Itu garis merahnya.
“Posisi kami mengenai pasukan internasional sudah jelas,” tegas Qassem kepada AFP, Sabtu (21/2/2026).
“Kami menginginkan pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa mencampuri urusan internal Gaza,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus