Doa Imam Khalid Latif Warnai Pelantikan Bersejarah Wali Kota Muslim Pertama New York

- Jumat, 02 Januari 2026 | 14:40 WIB
Doa Imam Khalid Latif Warnai Pelantikan Bersejarah Wali Kota Muslim Pertama New York

Tanggal 1 Januari 2026, New York City punya wajah baru. Zohran Mamdani akhirnya dilantik, mengambil alih kursi Wali Kota ke-112. Momen ini bersejarah. Bukan cuma karena ia memimpin kota terbesar di AS, tapi karena ia adalah Muslim pertama sekaligus orang pertama keturunan Asia Selatan yang menduduki posisi itu.

Pelantikannya punya ciri khas. Al-Quran digunakan dalam prosesi sumpah. Lalu, ada doa khusus yang dipimpin Imam Khalid Latif.

Siapa dia? Imam Khalid Latif bukan nama baru. Ia sudah lama jadi Direktur Eksekutif dan Chaplain di Islamic Center Universitas New York (NYU). Sejak 2005, pria ini dikenal berhasil mengubah komunitas Muslim di kampus itu. Di bawahnya, NYU jadi salah satu pusat kegiatan mahasiswa Muslim paling hidup di seluruh Amerika.

Doa yang ia panjatkan saat itu terdengar kuat. Berikut cuplikannya:

"Ya Allah, Ya Rahman, Ya Arhamarrahimin – Wahai Zat Yang paling Pengasih dari semua yang Pengasih, Kami menghadap kepada-Mu pada hari ini dari kota kami dengan hati yang penuh harapan. Terima kasih atas momen ini."

Ia melanjutkan, bersyukur atas berkumpulnya orang-orang luar biasa dengan warna kulit, bahasa, dan perjalanan hidup yang berbeda-beda. Tapi, kata dia, mereka bersatu oleh satu harapan: membangun sesuatu yang bermakna dan abadi. Sesuatu yang berakar pada cinta, martabat, rasa hormat, dan keadilan. "Bukan lagi untuk segelintir orang, tetapi untuk semua," ujarnya.

Doanya kemudian menyentuh akar perjuangan. Menurutnya, momen bersejarah seperti ini tidak jatuh dari langit. Ini hasil dari pengorbanan, organisasi, dan keberanian banyak orang yang menolak menerima keadaan begitu saja.


Halaman:

Komentar