Di tangga Balai Kota yang ikonik itu, Zohran Mamdani resmi mengangkat sumpah. Ia kini adalah Wali Kota New York City. Dalam pidato pelantikannya yang disaksikan publik, politisi dari Partai Demokrat ini berjanji akan menjalankan agenda yang ambisius. Intinya sederhana: membuat kota terbesar di Amerika ini lebih bisa dijangkau oleh para pekerja.
Namun begitu, janji di atas panggung itu langsung diujinya di lapangan. Di hari pertama menjabat, Mamdani memilih untuk blusukan. Tujuannya? Kawasan permukiman padat di kota yang sama. Ia tak mau hanya berkutat di balik meja.
“Sewa mahal sekali, Pak. Gaji nggak pernah naik,” keluh seorang ibu kepada Mamdani di salah satu apartemen yang dikunjunginya. Percakapan seperti ini yang dicarinya.
Artikel Terkait
Pelatih PSM Akui Laga Kontra PSIM di Yogyakarta Akan Berat dan Sulit
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Peran Pakistan dalam Gencatan Senjata AS-Iran
Gibran Desak Persidangan Kasus Penyegraman Andrie Yunus Berjalan Jujur dan Terbuka
KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Bupati Rejang Lebong di Kantor BPKP Bengkulu