Roy kemudian melanjutkan dengan menirukan percakapan yang disebutnya pernah terjadi.
“Dia juga dulu pernah menasehati si pengguna ijazah yang kita sebut palsu ini,” tuturnya.
“‘Sudah lah, kalau nggak punya (ijazah sarjana) tuh, nggak usah ngaku-ngaku punya strata itu’.”
“Tapi dia (Jokowi) bilang ‘wah kurang gagah’. Nah, jadilah kasus seperti sekarang.”
Pernyataan itu dia sampaikan dalam sebuah podcast, menambah panjang daftar kontroversi yang mengiringi perdebatan soal ijazah presiden. Roy seolah menahan kartu as, menunggu waktu yang tepat untuk dibuka.
Artikel Terkait
Ribuan Pengunjung Ragunan Terjebak Macet Usai Serbu Hari Pertama 2026
Diplomasi Digital: Perlukah Indonesia Ambil Alih Kendali Data Warganya?
Kapolres Jakarta Timur Hadapi Dua Preman BKT, Tanya Tarif Paksa hingga Senjata Tajam
Sawit Dikukuhkan, Hutan Dikorbankan: Negara dalam Cengkeraman Oligarki