Jackie Chan baru-baru ini membagikan sebuah momen yang begitu menyentuh hatinya. Aktor legendaris itu mengaku menangis setelah menyaksikan sebuah video dari Gaza.
“Saya baru saja menonton rekaman itu,” ujarnya. Suaranya terdengar berat.
“Begitu melihat anak itu berbicara, air mata saya langsung jatuh.”
Dalam video yang dimaksud, seorang anak laki-laki kecil dari Gaza diwawancara. Sang pewawancara bertanya tentang cita-citanya, pertanyaan yang biasa kita dengar di mana-mana. Namun jawabannya sama sekali tidak biasa. Bukan dokter, pilot, atau insinyur.
Dengan polosnya, bocah itu menjawab, “Anak-anak di sini tidak pernah dewasa.”
Kalimat sederhana itu, menurut Chan, diucapkan tanpa ekspresi. Tanpa sedih, tanpa marah. Seolah itu adalah sebuah fakta kehidupan yang paling biasa. Justru ketiadaan ekspresi itulah yang membuatnya hancur. “Air mata saya langsung mengalir deras,” kenangnya.
Ia lalu melanjutkan dengan nada yang lebih dalam. Gaza, katanya, adalah tempat di mana anak-anak hidup dalam ketakutan setiap hari. Dibom, ditinggal, dan kehilangan masa kecil. Situasi itu membuatnya merenung tentang arti kebahagiaan yang paling mendasar.
“Jadi, Anda lihat,” tutur Chan, menyimpulkan perasaannya. “Bisa menjadi tua, itu sendiri sudah merupakan sebuah kebahagiaan.”
Pernyataannya itu dengan cepat menyebar di media sosial, disertai cuplikan video singkat yang memperlihatkan Chan berbicara dengan penuh perasaan. Banyak netizen yang terharu dan ikut merasakan kepedihan yang ia sampaikan.
Artikel Terkait
Longsor Putus Jalur Wamena-Kelila, Distribusi Logistik Papua Terancam
Makassar Tawarkan Wisata Religi Melalui Masjid-Masjid Ikoniknya
Kiper Muda Berdarah Indonesia Jalani Trial di Atletico Madrid
Tilanga Natural Pool, Kolam Purba Toraja dengan Air Jernih dan Legenda Masapi