Tentu, jalan menuju kesana masih berliku. Saat ini, upaya pembersihan dan perbaikan masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Ada sekitar 587 sekolah yang sedang dibersihkan secara dipercepat, dengan target tuntas pada 4 Januari. Namun begitu, realita di lapangan memang belum ideal.
“Masih ada proses belajar yang harus bertahan di tenda. Sekitar 54 sekolah, untuk sementara, operasionalnya dialihkan ke tenda-tenda darurat,” kata Pratikno, mengakui kondisi yang serba terbatas itu.
Konferensi pers hari itu dihadiri deretan pejabat tinggi. Mulai dari Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga pimpinan TNI-Polri seperti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hadir pula KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Mendagri Tito Karnavian, Wamensos Agus Jabo, serta Kapusdatin BNPB Abdul Muhari. Kehadiran mereka menunjukkan betapa seriusnya penanganan bencana kali ini.
Artikel Terkait
Dewa United Kalahkan PSIM 1-0 Berkat Penalti di Pekan Ke-26 ISL
Veto Rusia, Tiongkok, dan Prancis Ancam Resolusi PBB untuk Buka Kembali Selat Hormuz
KPK Buka Kemungkinan Panggil Anggota Pansus Haji DPR Terkait Kasus Kuota
Liga Arab Dukung Resolusi DK PBB untuk Amankan Selat Hormuz