Lisa Mariana Lempar Kode, Motor BMW Jadi Bahan Tebak-tebakan Aura Kasih dan Ridwan Kamil

- Minggu, 28 Desember 2025 | 08:25 WIB
Lisa Mariana Lempar Kode, Motor BMW Jadi Bahan Tebak-tebakan Aura Kasih dan Ridwan Kamil

MURIANETWORK.COM – Rupanya, drama antara Aura Kasih dan Ridwan Kamil belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kali ini, giliran Lisa Mariana yang diduga ikut angkat bicara atau lebih tepatnya, melempar isyarat tentang hubungan keduanya.

Lewat unggahan Instagramnya, Lisa sepertinya sedang membongkar sesuatu. Dia tak menyebut nama secara gamblang, tapi bagi netizen yang jeli, kode-kode yang dia berikan terasa sangat mengarah ke Aura dan RK. Lalu, apa sebenarnya yang dia ungkap?

Jadi begini: Lisa membagikan foto seorang perempuan berambut pirang ikal, sedang mengendarai sebuah motor BMW. Yang bikin penasaran, wajah perempuan itu ditutupi stiker. Cukup mencurigakan, bukan?

"Kayaknya aku kenal motor nyiaaaah aw aw," tulis Lisa dalam unggahannya pada Minggu (28/12/2025).

Di kolom keterangan, dia menambahkan kalimat serupa. "Kayak aku kenal motornya," tulisnya lagi. Singkat, tapi dampaknya langsung terasa.

Nah, di sinih makin rame. Dinar Candy ikut nimbrung di kolom komentar dengan celetukan yang justru menambah panas suasana.

"Itu motor yang disita KPK kah? Kek pernah lihat di TV," tulis Dinar.

Komentar itu langsung disambut beragam tafsir. Soalnya, Ridwan Kamil memang diketahui punya motor BMW model R60 yang dibelinya dari seorang tukang cukur. Kebetulan? Mungkin. Tapi netizen jarang percaya pada kebetulan.

Hingga detik ini, baik Ridwan Kamil maupun Aura Kasih memilih diam. Tidak ada klarifikasi, tidak ada bantahan. Lisa Mariana pun seperti sudah lepas tangan setelah melemparkan “bola api” itu dia tak lagi memberi penjelasan lanjutan.

Sebelumnya, pihak Aura Kasih sebenarnya sudah membantah keras isu ini. Melalui kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, Aura menegaskan bahwa dirinya bukan wanita simpanan Ridwan Kamil. Semua kabar miring itu, kata Yanti, tidak benar sama sekali.

"Itu semua enggak benar. Kami sedang kumpulkan semua berita-berita yang enggak benar, nanti kami akan pertimbangkan apakah mau dilaporkan atau gimana. Setelah buktinya sudah cukup," jelas Yanti.

Dia juga menegaskan bahwa kliennya merasa nama baiknya telah dicemarkan. "Kalau enggak benar kan, ya, benar dong dicemarkan," ujarnya singkat.

Jadi, di satu sisi ada bantahan resmi, di sisi lain muncul isyarat-isyarat baru dari orang lain. Mana yang harus dipercaya? Publik tampaknya masih menunggu kejutan berikutnya dalam episode yang tak kunjung usai ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar