👉Pengakuan Elida Netti Soal Ijazah Jokowi Bikin Merinding, Tapi…
Ada momen yang cukup menggugah dari gelar perkara khusus kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi di Polda Metro Jaya, Senin (15/12/2025) lalu. Elida Netti, pengacara Eggi Sudjana, mengaku merasakannya. Ia bilang, perdebatan panjang yang selama ini cuma jadi wacana di media sosial, tiba-tiba jadi nyata di depan matanya.
“Saya deg-degan. Ya Allah, akhirnya yang kita perdebatkan sekian tahun, sekarang ada sosoknya di depan mata,” ujar Elida dalam tayangan YouTube Cumicumi, Jumat (19/12/2025).
“Saya melihat, saya merinding dan terharu,” imbuhnya.
Yang menarik, Elida mengklaim lebih dari sekadar melihat. Meski peserta dilarang menyentuh, ia mengaku berhasil mendekat dan ‘menyentuh’ dokumen yang dibungkus plastik itu dengan ujung jarinya. Bahkan, katanya, ia menusukkan kukunya.
“Saya tusuk (tahan) dengan ujung jari saya. Saya pegang, ada emboss (huruf timbul), ada watermark, dan ada lintasan stempel,” jelasnya.
Ia juga menyebut kondisi fisik kertas ijazah itu sudah tua, robek-robek di bagian bawah. “Jadi bagi saya, itu adalah aslinya, bukan sekadar fotokopi,” tutur Elida, meyakinkan.
"
DIBANTAH HABIS-HABISAN
Namun begitu, pengakuan Elida itu langsung dibantah keras. Kali ini dari Abdul Gafur Sangadji, kuasa hukum Roy Suryo. Menurutnya, klaim sang pengacara itu cuma bikin publik bingung, bahkan menyesatkan.
Gafur yang hadir di tempat yang sama bersikukuh, aturannya jelas: lihat saja, jangan sentuh.
“Ada pengacara dari pihak Pak Eggi Sudjana yang mengatakan bahwa beliau memegang ijazah, kemudian di situ merasakan ada emboss, ada watermark, saya pastikan bahwa apa yang disampaikan itu adalah keterangan yang menyesatkan publik,” tegas Abdul Ghafur Sangadji dalam tayangan YouTube Official iNews, Senin (22/12/2025).
Artikel Terkait
Italia Kalahkan Irlandia Utara, Lolos ke Final Playoff Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Anjlok Rp40.000 per Gram, Sentuh Rp2,81 Juta
Prancis Tundukkan Brasil 2-1 Meski Bertahan dengan 10 Pemain
Iran Terbitkan Daftar Putih Negara yang Dijamin Aman Lewati Selat Hormuz