Di sisi lain, pemerintah daerah sudah bergerak. Ujang Supardi, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, mengonfirmasi bahwa perbaikan segera dimulai. Pilihannya adalah pemasangan box culvert, bukan membangun jembatan baru.
Alasannya sederhana: kecepatan. Menurut Ujang, membangun jembatan permanen bisa makan waktu hingga empat bulan. Padahal, kebutuhan akses sangat mendesak, apalagi jelang libur Tahun Baru nanti.
Jadi, harapannya dalam seminggu ke depan, jalur alternatif ini sudah bisa berfungsi kembali. Meski bersifat sementara, setidaknya solusi ini bisa meredakan kemacetan dan kepanikan pengguna jalan. Warga pun menunggu dengan harap.
Artikel Terkait
PSM Makassar Hadapi Persis Solo dalam Duel Sengit Perebutan Posisi Klasemen
Pemerintah Tegaskan WFH ASN Hanya Langkah Taktis untuk Tekan Konsumsi BBM
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram