Pertemuan Rahasia Dua Pucuk Pimpinan NU Akhirnya Terjadi di Lirboyo

- Kamis, 25 Desember 2025 | 14:48 WIB
Pertemuan Rahasia Dua Pucuk Pimpinan NU Akhirnya Terjadi di Lirboyo

Pertemuan yang dinanti-nanti antara dua pucuk pimpinan Nahdlatul Ulama akhirnya benar-benar terjadi. Gus Savic, atau Mohamad Syafi’ Alielha dari Pengurus Besar NU, membenarkan kabar itu. Menurutnya, Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bertemu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis kemarin.

“Betul, pagi ini di Lirboyo,” ujar Gus Savic ketika dikonfirmasi mengenai pertemuan tersebut.

Tapi soal apa yang dibicarakan, dia mengaku tak punya informasi. “Saya belum tahu, nggak ikut ke Lirboyo,” lanjutnya. Intinya, dia tak hadir dalam pertemuan itu.

Dari narasumber lain, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan gambaran yang sedikit lebih jelas. Saat dihubungi terpisah, dia menyebut pertemuan itu masih berlangsung.

“Pertemuan sedang berlangsung,” kata Gus Ipul.

Namun begitu, sama seperti Gus Savic, dia juga belum bisa memastikan hasil dari pembicaraan mereka. Gus Ipul menegaskan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari upaya untuk meredakan dinamika yang sempat memanas di internal organisasi.

“Hasilnya belum tahu. Tunggu saja,” terangnya. “Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya menyelesaikan masalah di NU.”

Menariknya, ada dokumen undangan yang beredar. Rupanya, acara tersebut adalah Rapat Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar PBNU. Agenda utamanya adalah penjelasan menyeluruh mulai dari latar belakang, tahapan, prosedur, sampai ke substansi dari sebuah keputusan Rapat Pleno PBNU. Ini jelas bukan pertemuan biasa.

Pertemuan Lirboyo ini seolah jadi titik terang setelah sekian lama. Sebelumnya, Gus Yahya sempat mengeluh. Dalam sebuah konferensi pers di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (24/12), dia mengungkapkan sudah berusaha menjembatani islah dengan Rais Aam terkait polemik yang ada. Sayangnya, pada waktu itu, upayanya belum mendapat respons.

Kini, pertemuan itu akhirnya terjadi. Tinggal menunggu, apa hasilnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar