Ia juga menegaskan satu hal. Para jemaat di wisma itu sebenarnya tak perlu repot-repot pindah gereja untuk beribadah. Hanya saja, menurutnya, perlu ada upaya pembinaan yang lebih intens.
“Gak, sebetulnya Wisma itu kan memang buat para mahasiswi dan mahasiswa yang tinggal di situ. Ada romonya di situ, ada upaya pembinaan. Dalam rangka Natal ini kemarin merencanakan ada misa di situ,” jelasnya.
Ia mengakui, misa di lokasi tersebut bukanlah kegiatan rutin. Namun begitu, karena ada rencana khusus untuk Natal, maka dilakukanlah koordinasi dengan lingkungan setempat.
“Kita memonitor, sehingga kemarin informasi yang kami dapat sudah disepakati tidak melaksanakan misa di situ,” tutup Supian.
Jadi, itulah ceritanya. Keputusan sudah diambil, meski sempat membuat heboh. Sekarang, tinggal menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemantauan yang dilakukan pemerintah kota.
Artikel Terkait
Elkan Baggott dan Timnas Indonesia Siap Tampil Beda di Era Baru John Herdman
PSM Makassar Gelar Latihan Perdana Usai Libur, Lima Pemain dan Pelatih Trucha Absen
Brigjen TNI (Mar) Briand Iwan Prang Diangkat sebagai Dosen Tetap Universitas Pertahanan
Program Makan Bergizi Gratis Diwarnai Ribuan Pelanggaran, 1.030 Dapur Ditangguhkan