"Sampai detik ini, sampai siang ini, saya belum dapat jawaban dari Rais Aam soal permohonan itu," ungkapnya dengan nada datar namun terdengar kecewa.
Meski begitu, Gus Yahya sama sekali tak terlihat ingin menyerah. Baginya, islah adalah satu-satunya jalan keluar yang membawa maslahat. "Saya belum berputus asa. Usaha akan terus saya lakukan," katanya dengan penuh keyakinan. Bagi dia, memang tidak ada pilihan lain.
Lalu, apa langkah selanjutnya? Gus Yahya menyatakan akan segera berkoordinasi. Jaringannya akan diajak bicara, mulai dari jajaran PWNU, PCNU di seluruh Indonesia, hingga PCNU Istimewa yang ada di luar negeri.
"Saya akan proses komunikasi ini, koordinasi dengan semua, lalu berembuk. Kita tentukan bersama langkah apa yang akan ditempuh ke depan," pungkasnya menutup pernyataan.
Suasana di ruang konferensi pers pun berakhir dengan pertanyaan menggantung. Semua orang kini menunggu respons dari seberang.
Artikel Terkait
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton