Selasa lalu, Ridwan Kamil membuat pernyataan yang langsung mengguncang jagat maya. Mantan Gubernur Jawa Barat itu secara terbuka meminta maaf. Bukan cuma pada istrinya, Atalia Praratya, tapi juga pada anak-anak dan ibunya sendiri. Semuanya diungkapkan di tengah proses perceraian yang sedang berlangsung.
Lewat unggahan media sosialnya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku bersalah. Ia menyesali perjalanan rumah tangganya dengan Atalia yang sudah berjalan hampir tiga puluh tahun. Klarifikasi ini muncul tak lama setelah kabar resmi soal gugatan cerai dari Atalia beredar.
“Saya mengakui selama 29 tahun pernikahan, saya banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya Atalia. Maka perpisahan ini adalah hak beliau untuk bahagia tanpa saya di dalamnya,” tulis Ridwan Kamil.
Kalimat itu jelas. Ia pasrah dengan keputusan istrinya. Menurutnya, Atalia punya hak penuh untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.
Permintaan maafnya ternyata merembet ke banyak pihak. Kepada ibundanya, Emil menyampaikan rasa bersal yang mendalam. Ia merasa belum menjadi anak yang sempurna, belum bisa memenuhi harapan seorang ibu.
“Saya memohon ampun kepada ibunda saya atas segala khilaf dan dosa sebagai anak yang mungkin mengecewakannya,” ungkapnya.
Lalu, ada juga permintaan maaf untuk anak-anaknya. Emil sadar betul, perpisahan ini pasti meninggalkan luka. Dampak psikologisnya bisa besar bagi mereka.
“Saya juga memohon maaf kepada anak-anak saya yang terdampak oleh peristiwa-peristiwa yang tidak sepenuhnya mereka pahami,” tulisnya lagi.
Di akhir pernyataan yang cukup panjang itu, ia menegaskan semua kesalahan ada di pundaknya. Titik. “Sepenuhnya kesalahan dan kekhilafan ada di saya,” tutupnya, sekaligus meminta maaf pada siapa pun yang ikut terseret dalam masalah rumah tangganya.
Namun begitu, reaksi netizen justru mengalir ke arah yang lain. Kolom komentar langsung dipenuhi pantun. Ya, pantun. Dan yang menarik, hampir semuanya menyebut nama Aura Kasih.
Isu kedekatan Emil dengan penyanyi itu memang sudah lama beredar. Maka, pantun-pantun bernada sindiran pun bertebaran. Netizen seolah tak bisa melewatkan momen ini, mengingat kebiasaan Kang Emil sendiri yang kerap berpuisi dan berpantun di media sosial.
Beberapa contohnya seperti ini:
“Aura Kasih makan semangka,
Aslinya ih, nggak nyangka.”
“Aura Kasih beli paku,
Terima kasih sudah ngaku.”
“Aura Kasih makan ongol-ongol,
Terima kasih bapak sudah nongol.”
Pantun-pantun itu jadi semacam ekspresi publik. Sebuah reaksi spontan terhadap pengakuan yang begitu personal dari seorang figur publik.
Lalu, apa sebenarnya alasan Atalia menggugat cerai? Di sisi lain, kuasa hukumnya, Deri Agusfriansa, bersikukuh bahwa tidak ada orang ketiga dalam kasus ini.
“Dalam gugatan cerai tidak ada pihak ketiga. Ini murni keputusan bersama,” tegas Deri.
Ia menyebut keputusan berpisah itu diambil dengan kesepakatan, secara baik-baik. Tapi tentu saja, perceraian setelah 29 tahun membina rumah tangga dan dikaruniai dua anak kandung plus satu anak angkat tetap mengejutkan banyak orang.
Rumah tangga mereka memang sudah lama jadi sorotan. Berbagai isu pernah menerpa, dari perselingkuhan hingga kabar anak yang akhirnya dibantah lewat tes DNA. Sepanjang itu, Atalia sering dilihat publik sebagai pihak yang tabah, selalu mendampingi suaminya di kala sulit.
Namun, semua itu berakhir pada 17 Desember 2025. Saat itulah Atalia resmi mengajukan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Bandung, mengakhiri sebuah babak panjang yang penuh lika-liku.
Artikel Terkait
Lakers Kalahkan Warriors dalam Duel Sengit Tanpa Dončić dan Curry
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar
PSM Makassar Andalkan Pemain Asing Baru untuk Hentikan Tren Negatif di Liga 1
Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD Kenang Peran Kunci dalam Reformasi Konstitusi 1998