Kapolsek Sibolga Sambas, Iptu Marwa Siregar, menjelaskan alasan evakuasi manual. Lokasinya di permukiman padat, risikonya tinggi. Mereka harus ekstra hati-hati untuk mencegah longsor susulan.
Pencarian ini melibatkan banyak pihak. Ada TNI, Polri, Damkar Sibolga, dan tak ketinggalan warga sekitar masjid. Semua bahu-membahu, menggali dengan penuh kehati-hatian di titik yang telah ditandai selama berminggu-minggu.
Prosesnya memakan waktu hampir lima jam. Hingga akhirnya, sekitar pukul 14.15 WIB, usaha mereka membuahkan hasil.
Kata-kata Marwa Siregar itu menegaskan betapa lamanya korban tertimbun. Korban adalah Sofia Anggraini, 12 tahun, yang tinggal persis di belakang Masjid Budi Sehati. Dunianya yang dekat dengan tempat ibadah itu, kini tinggal kenangan.
Jenazahnya kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Bendera kuning itu mungkin suatu saat akan dicabut. Tapi kisah di balik penancapannya tentang insting, ketekunan, dan akhir yang pilu akan tetap tertinggal di tanah longsor itu.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Bunga Rentenir 1% Sehari, Targetkan Kredit Koperasi 6% Setahun
Kapal Wisatawan Karam di Batubara, 64 Penumpang Selamat
Operasi Ketupat Polres Bone Merambah Destinasi Wisata Libur Lebaran
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Labuhanbatu Utara, Tak Ada Laporan Kerusakan