Misteri Asiong Berakhir Tragis: Mayat Pria Bergantung Ditemukan di Gudang Batako Mempawah

- Senin, 22 Desember 2025 | 20:18 WIB
Misteri Asiong Berakhir Tragis: Mayat Pria Bergantung Ditemukan di Gudang Batako Mempawah

Suasana pagi di Kelurahan Pasir Wan Salim, Mempawah Timur, mendadak berubah mencekam pada Senin (22/12/2025). Warga setempat digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria yang tergantung di sebuah gudang bekas pembuatan batako.

Pria malang itu mengenakan kemeja flanel dan celana training hitam. Ia ditemukan tak bernyawa dalam kondisi yang memilukan.

Menurut Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, penemuan ini bermula dari seorang warga bernama Bojes yang sedang dalam perjalanan kerja. Sekitar pukul 06.33 WIB, saat melintas di Jalan Raya Pasir Wan Salim, matanya menangkap pemandangan yang tidak biasa.

"Bojes melihat seorang laki-laki diduga gantung diri. Dia langsung menghubungi Sukardi, saksi lain, sebelum mereka bersama-sama mendekat ke lokasi dan melaporkannya ke kami," jelas Imran, menjabarkan kronologi awal.

Tim kepolisian pun bergegas ke TKP. Setelah dilakukan penyelidikan, jasad pria yang belakangan diketahui bernama Asiong itu dievakuasi. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RSUD dr. Roebini Mempawah.

Hasil pemeriksaan medis kemudian mengungkap sejumlah fakta.

"Dari visum, tidak ada bekas luka akibat benda tajam atau tumpul. Yang kami temukan adalah memar melingkar di leher korban, juga ada cairan yang keluar dari alat kelaminnya," lanjut Kapolsek Imran menerangkan temuan tim medis.

Setelah mengolah TKP dan menyelidiki latar belakang korban, polisi menduga kuat Asiong meninggal karena gantung diri. Didorong oleh apa? Depresi. Asiong ternyata bukan orang tak dikenal bagi aparat. Dia pernah diamankan di Polsek Mempawah Hilir beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis, 18 Desember 2025.

"Saat diinterogasi waktu itu, Asiong mengaku berasal dari Sepauk, Sintang. Dia bercerita pernah kerja tambang di Capkala, Bengkayang, lalu kabur ke Mempawah," ujar Imran mengingat pertemuannya dengan almarhum.

Kini, setelah semua prosedur dilakukan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga Asiong. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, untuk dimakamkan.


Ingat, bantuan selalu ada. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan berat dan pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan ragu mencari pertolongan.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat. Atau, menghubungi komunitas pendamping seperti LSM Jangan Bunuh Diri dan Yayasan Pulih untuk mendapatkan dukungan.

Komentar