Kegelapan malam di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Semarang, pecah oleh surau besi dan kaca. Sutiadi, 67 tahun, adalah salah satu yang selamat dari insiden mengerikan itu. Ia masih terjaga saat bus PO Cahaya Trans meluncur dengan kecepatan yang menurutnya terlalu tinggi.
Menurut penuturannya, laju kendaraan sama sekali tak berkurang. Padahal, kontur jalan di depannya jelas-jelas menurun dan berbelok. "Bahkan saat mau masuk tikungan, nggak ada tanda-tanda mau pelan," ujarnya. Hanya ada hentakan keras, tabrakan, dan kemudian tubuhnya terlempar keluar dari bangku.
Beruntung, kesadarannya tidak hilang. Meski begitu, wajah dan kakinya penuh dengan luka-luka akibat pecahan kaca dan benturan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Nilai PP TUNAS Bentuk Perlindungan Jangka Panjang bagi Anak
17 Warga Gugat Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Putri Wakil DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur Makanan Gratis Senilai Rp61,5 Miliar
Idrus Marham Kritik Komunikasi Pemerintah, Juru Bicara dan Menteri Dinilai Belum Maksimal