Mushaf Berlubang Peluru Ditemukan Gantung di Pagar Masjid Stockholm

- Senin, 22 Desember 2025 | 05:40 WIB
Mushaf Berlubang Peluru Ditemukan Gantung di Pagar Masjid Stockholm

Mushaf Al-Quran yang rusak, dengan enam lubang tembak, ditemukan terikat di pagar Masjid Stockholm. Pengurus masjid melaporkan penemuan mengerikan ini pada Minggu, 21 Desember 2025, menandainya sebagai serangan rasis yang terang-terangan.

Kondisinya memilukan. Kitab suci itu dibiarkan tergantung di pagar tangga luar masjid, seolah sebuah pesan ancaman. Tak ayal, polisi langsung turun tangan dan membuka penyelidikan menyusul laporan dari takmir.

Mahmud al Halefi, ketua takmir masjid, tak bisa menyembunyikan kegelisahannya. Ia menyoroti bagaimana Islamofobia dan rasisme kian menjadi-jadi di Swedia.

"Ini adalah kejahatan kebencian yang nyata," ujarnya, suaranya tegas.

Ia lalu merinci pesan mengerikan yang tertulis di dalamnya, dalam bahasa Arab dan Swedia. Bunyinya kurang lebih, "Terima kasih atas kunjungan Anda (imigran), tetapi sudah waktunya pulang." Bagi al Halefi, ini bukan sekadar vandalisme, melainkan ancaman rasis langsung yang ditujukan kepada seluruh komunitas Muslim di sana. Penemuan ini tentu saja menebar kecemasan yang mendalam di antara jamaah.

Sayangnya, insiden ini bukan yang pertama. Menurut sejumlah saksi, ketegangan di Swedia memang sedang memanas belakangan ini. Rentetan aksi penodaan Al-Quran dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan atmosfer yang mencekam.

Di sisi lain, komunitas Muslim dan berbagai lembaga internasional sudah sering kali mengingatkan. Mereka memperingatkan bahwa kebencian terhadap Muslim tidak hanya mengakar di Swedia, tetapi juga merambak di kawasan Nordik yang lebih luas. Serangan di Masjid Stockholm ini seakan menjadi bukti kelam dari peringatan tersebut.

Komentar