Perbaikan pun sudah mulai digarap sejak Minggu pagi. Fokusnya pada fasilitas yang rusak, terutama jaringan pipa untuk air panas yang sempat hanyut diterjang banjir.
Namun begitu, ada satu lokasi yang butuh waktu lebih lama untuk dipulihkan: Pancuran 13. Kerusakannya disebut cukup parah. Kolam-kolam di sana nyaris tak dikenali, tertimbun material pasir dan batu yang dibawa air bah.
Jadi, bagaimana untuk wisatawan yang sudah rencana liburan? Tenang saja. Kawasan Guci masih terbuka untuk dikunjungi, bahkan untuk menginap sekalipun. Syaratnya cuma satu: bersabar dulu untuk tidak mencoba Pancuran 13.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga