Aktivis Tuding Penanganan Bencana Sumatra di Era Prabowo Gagap dan Tak Hadir

- Minggu, 21 Desember 2025 | 09:25 WIB
Aktivis Tuding Penanganan Bencana Sumatra di Era Prabowo Gagap dan Tak Hadir

"Pada masa SBY, negara tidak gengsi. Bantuan dari negara lain diterima karena yang dipikirkan adalah nyawa manusia," ujar Rahman.

"Sekarang justru sebaliknya. Ada kesan menutup diri dan menolak bantuan internasional."

Baginya, sikap seperti itu sungguh tak mencerminkan empati. Di tengah situasi darurat, politik dan pencitraan seharusnya dikesampingkan. Nyatanya, menurut pengamatannya, hal itu justru yang terjadi.

"Bencana bukan panggung kekuasaan," katanya dengan nada kecewa.

"Ketika rakyat menderita, yang dibutuhkan adalah empati, kecepatan, dan keterbukaan. Jika itu tidak dilakukan, maka wajar jika publik menilai Presiden Prabowo gagal total."

Di akhir kritiknya, Rahman mendesak sebuah evaluasi menyeluruh. Sistem mitigasi dan penanganan bencana nasional, ia nilai, harus segera dibenahi. Tak ada salahnya pula membuka ruang bagi kerja sama internasional. Tujuannya cuma satu: mempercepat pemulihan bagi saudara-saudara di Sumatra yang sedang terluka.


Halaman:

Komentar