Jogja Siaga Sampah, Lonjakan 40 Persen Mengintai Saat Nataru

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:48 WIB
Jogja Siaga Sampah, Lonjakan 40 Persen Mengintai Saat Nataru

Liburan Natal dan Tahun Baru di Yogyakarta tak hanya soal keramaian dan kemeriahan. Di balik itu, ada persoalan sampah yang jumlahnya bakal melonjak drastis. Pemerintah kota sudah bersiap-siap menghadapinya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan fakta yang cukup mencengangkan. Dalam kondisi biasa, sampah harian dari rumah tangga dan sejenisnya (di luar hotel atau industri) sudah mencapai 260 ton. Nah, saat Nataru nanti, angkanya diprediksi bisa meledak hingga 40 persen.

“Kalau dalam keadaan Nataru, memang kita itu bisa naik sampai 40 persen,”

ujar Hasto dalam sebuah perbincangan beberapa waktu lalu.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kenaikan sebesar itu bukan hal sepele. Bayangkan saja, dari 260 ton sehari, tumpukan sampah bisa membengkak jadi sekitar 340 hingga 350 ton setiap harinya. “Jadi saya kira mestinya 300 ton, tetapi kalau Nataru bisa jadi sampai 340, 350,” tambahnya. Lonjakan yang sangat signifikan.

Lalu, apa yang dilakukan pemerintah kota? Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Rajwan Taufik, langkah antisipasi sudah dijalankan. Fokusnya adalah mengosongkan depo-depo sampah sementara, atau yang biasa disebut depo sirip, terutama di kawasan paling ramai: Malioboro.

“Depo-depo sirip terutama di seputaran kawasan Malioboro dalam beberapa hari ini sudah kita kurangi bahkan kosong,”

kata Rajwan.

Beberapa lokasi yang sudah dibersihkan antara lain Purawisata, Mandala Krida, hingga Argolubang. Tak hanya itu, rencananya pengosongan besar-besaran akan diulang lagi tanggal 22 dan 24 Desember mendatang. Persiapan ekstra, memang.

Di sisi lain, upaya tak cuma berhenti di situ. Rajwan menambahkan, pihaknya juga memaksimalkan kerja unit pembersih dan tempat pengelolaan sampah akhir seperti di Sitimulyo dan Giwangan. Tujuannya jelas: agar semua fasilitas itu siap menampung ‘bonus’ sampah dari para wisatawan yang membanjiri kota selama musim liburan. Mereka berharap, dengan persiapan matang ini, Kota Jogja tetap bersih dan nyaman di tengah euforia perayaan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar