Menjelang 2010, pesta itu akhirnya berakhir. Semua habis. Tak ada lagi yang bisa dibelanjakan.
Dengan kepala tertunduk, Carroll pun kembali mencari nafkah. Pekerjaan yang dia temui? Ya, kembali menjadi pengumpul sampah. Sebuah lingkaran yang kembali ke titik awal.
Kini, kisahnya sering diangkat sebagai contoh klasik. Sebuah peringatan nyata tentang betapa berbahayanya kekayaan mendadak jika tak diimbangi dengan kebijaksanaan. Harta yang datang tiba-tiba bisa lenyap lebih cepat lagi, meninggalkan kita tepat di tempat kita memulai.
Artikel Terkait
Napoli Amankan Kemenangan Tipis 1-0 atas Cagliari Berkat Gol Kilat McTominay
Luka Doncic Cetak 60 Poin, Bawa Lakers dan Momentum ke Level Baru
Tuchel Pangkas Skuad Inggris, Nol Pemain Liverpool Dipanggil
De la Fuente Umumkan Skuad Spanyol untuk Uji Coba Lawan Serbia dan Mesir