Acara pelantikannya sendiri dipimpin langsung oleh Budi Waseso, Ketua Kwartir Nasional. Dia yang melantik seluruh jajaran, mulai dari Majelis Pembimbing Daerah, pengurus Kwarda, sampai Lembaga Pemeriksa Keuangan untuk periode 2025–2030.
Nah, yang bikin momen ini makin bermakna adalah kehadiran Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah, Sultan turut menyaksikan dan mengukuhkan seluruh pengurus.
Di sisi lain, Sultan juga menyoroti soal tata kelola yang bersih. Akuntabilitas publik, lewat peran Lembaga Pemeriksa Keuangan, dia anggap krusial. Tujuannya jelas: memastikan setiap program dan penggunaan dana organisasi benar-benar memberikan manfaat nyata buat masyarakat luas. Jadi, bukan cuma soal program yang kekinian, tapi juga tentang kepercayaan.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral