Di tengah Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menyoroti satu hal: dampak nyata dari kebijakan efisiensi anggaran yang digulirkannya. Menurutnya, hasilnya kini bisa dirasakan, salah satunya dalam penanganan bencana di Sumatera. "Dengan efisiensi kita punya kemampuan, kita punya kekuatan sekarang," ujar Prabowo.
Namun begitu, jalan menuju titik ini ternyata tak mulus. Prabowo mengakui, kebijakan penghematan itu sempat menuai gelombang penolakan di awal-awal. Bahkan, ia sampai merasa heran.
"Yang saya diserang, saya dimaki-maki bahwa efisiensi ini salah. Baru ada di dunia ini ada demonstrasi menentang efisiensi," tuturnya.
Padahal, logikanya sederhana. Tanpa efisiensi, potensi kebocoran anggaran justru menganga lebar. Dan kini, hasil dari ketegasan itu mulai terlihat.
Artikel Terkait
Fiorentina Hajar Cremonese 4-1, Gudmundsson Jadi Bintang
Mabes TNI Mutasi 35 Perwira, Brigjen Tagor Rio Pasaribu Jadi Aster Kaskogabwilhan II
Jadwal Imsak dan Salat di Surabaya 17 Maret 2026 Pukul 04.09 WIB
PSM Makassar Terancam di Papan Tengah Klasemen Liga 1 2025/2026