Sepuluh jilid buku yang diluncurkan itu membawa judul utama "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global". Isinya dibagi berdasarkan periode, dimulai dari akar peradaban Nusantara hingga era reformasi.
Berikut rincian lengkapnya:
Jilid 1 mengupas Akar Peradaban Nusantara. Lalu, Jilid 2 dan 3 membahas Nusantara dalam Jaringan Global, khususnya perjumpaan dengan India, Tiongkok, dan Persia.
Interaksi awal dengan bangsa Barat lewat kompetisi dan aliansi dibahas di Jilid 4. Sementara Jilid 5 mengisahkan terbentuknya negara kolonial.
Jilid 6 fokus pada Pergerakan Kebangsaan, dilanjutkan Jilid 7 tentang Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945-1950).
Konsolidasi negara bangsa pasca kemerdekaan, lengkap dengan konflik dan peran internasionalnya (1950-1965), diuraikan dalam Jilid 8.
Jilid 9 mengangkat Pembangunan dan Stabilitas Nasional di Era Orde Baru (1967-1998). Terakhir, Jilid 10 mengantar pembaca menyusuri gelombang Reformasi dan Konsolidasi Demokrasi dari 1998 hingga 2024.
Peluncuran ini, tampaknya, bukan yang terakhir. Kedepan, masih akan ada sejumlah buku sejarah lain yang terbit sebagai bagian dari proyek penulisan ulang ini.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions
Direktur NCTC Mundur, Protes Kebijakan Perang AS-Iran
Maling Motor di Karawang Babak Belur Dihajar Massa, Senjata Api Rakitan Disita Polisi