Proses belajarnya makan waktu sekitar tiga bulan. Setelah itu, barulah panen pertama bisa dipetik.
Lahan Kecil, Hasilnya Tak Kecil
Luas lahannya sebenarnya tak besar, cuma sekitar 150 meter persegi. Tapi di atas sepetak tanah itu, beragam tanaman tumbuh dengan produktif. Ada jagung, terong, tomat, sampai ubi jalar.
Bibit-bibitnya didapat dari Dinas KPKP DKI atau kelurahan. Setelah panen, hasilnya diserahkan ke kelurahan untuk kemudian dikelola lebih lanjut.
Uang dari penjualan hasil panen itu dikembalikan lagi untuk kebutuhan kebun, seperti beli bibit baru. Siklusnya terus berputar. Lahan kolong tol yang dulu sepi, kini bukan cuma hijau, tapi juga punya nilai guna yang nyata.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Rabu
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian