Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Sabtu dini hari (13/12) ternyata membawa konsekuensi serius. Banjir melanda setidaknya lima wilayah, dengan genangan air yang tak main-main rata-rata mencapai ketinggian satu meter. Beberapa titik bahkan lebih parah.
“Banjir ada yang selutut dan ada yang sepinggang. Rata-rata ketinggian banjir 1 meter,”
kata Kalaksa BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, saat dihubungi Minggu (14/12).
Menurutnya, sebanyak 24 warga sempat harus dievakuasi untuk alasan keamanan. Untungnya, pagi harinya kondisi sudah mulai membaik. Air banjir perlahan surut, meski langit masih tampak kelabu. Teja mengingatkan agar kewaspadaan tidak ikut surut.
“Karena Siklon 93S masih menjadi atensi sehingga, potensi hujan sedang-lebat hingga 18 Desember 2025, warga tetap imbau tenang namun tetap waspada,”
tegasnya. Ancaman cuaca ekstrem rupanya belum benar-benar berlalu.
Di sisi lain, sejumlah lokasi menjadi titik terdampak terparah. Di Kota Denpasar, kawasan seperti Perumahan Buana Permai dan Jalan Gunung Tangkuban Perahu tak luput. Begitu pula Jalan Subur dan Jalan Pura Demak 1.
Sementara di Kabupaten Badung, banjir merendam Gang Mekar di Jalan Tangkuban Perahu, Kuta Utara. Kawasan Dewi Sri di Kecamatan Kuta juga tak luput dari genangan. Suasana pagi di lokasi-lokasi itu pastinya tak seperti biasa.
Artikel Terkait
100 Ribu Petani dan Nelayan dari Seluruh Indonesia Padati Gorontalo Sambut Presiden Prabowo di Puncak PENAS XVII
NBA Draft 2026: AJ Dybantsa Pilihan Pertama, Mega-trade Giannis ke Miami Guncang Brooklyn
Marco Palestra Pilih Chelsea, Inter Milan Gigit Jari — Transfer 55 Juta Euro Guncang Bursa
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah: Pemain Pertama Cetak Gol di Enam Edisi Piala Dunia