Mereka hanya pakai nomor WhatsApp terverifikasi. Intinya, kalau dapat pesan dari nomor lain, waspada saja. Itu kemungkinan besar penipuan.
Imbauannya jelas: jangan asal klik link yang diterima. Bahayanya bisa merembet ke mana-mana.
"Jangan sembarangan membuka link yang anda terima," kata Ojo. "Jangan karena kemudian membuka link kemudian kita bermasalah terkait dengan data yang ada di handphone kita."
Pokoknya, kalau dapat kabar semacam itu, anggap saja angin lalu.
"Apabila terdapat informasi seperti itu saya pastikan itu adalah sebuah berita yang tidak benar atau hoaks," pungkas Ojo.
Artikel Terkait
Pidato Haru Mahasiswi Indonesia di Al-Azhar Berbuah Beasiswa Langsung dari Syaikh
Kemenkes Angkat Bicara Soal Tren Gas Tertawa: Bisa Berujung Maut
Kemenkes Buka Suara soal Nitrous Oxide Usai Kasus Lula Lahfah
Tiga Golongan yang Dijanjikan Perlindungan Saat Kekacauan Hari Kiamat