"Status Taiwan sebagai wilayah China ditegaskan secara tegas dan tak terbantahkan oleh serangkaian fakta sejarah dan hukum yang kuat," tegas Wang Yi.
Di sisi lain, Taiwan punya pandangan yang berlawanan. Pemerintah di Taipei menolak klaim kedaulatan China. Mereka bersikukuh sebagai negara berdaulat dan menuduh Beijing memutarbalikkan sejarah.
Sementara itu, di Tokyo, respons terhadap insiden radar datang dari Kepala Sekretaris Kabinet, Minoru Kihara. Dia dengan tegas menolak alasan yang diberikan China.
"Penyinaran sinyal radar yang terputus-putus merupakan tindakan berbahaya," katanya. "Itu melampaui batas aman dan perlu."
Jadi, ketegangan masih menganga. Dari klaim sejarah hingga manuver militer di udara, kedua negara tampaknya belum menemukan titik temu.
Artikel Terkait
Video Bantah Klaim Gedung Putih, Perawat Tewas Ditembak Agen Imigrasi
Pendidikan Terjebak Pasar: Saat Sekolah Hanya Cetak Pekerja, Bukan Manusia
Adies Kadir Ditetapkan sebagai Hakim MK, Gantikan Calon yang Sudah Disetujui DPR
DPR Sahkan Hery Susanto Pimpin Ombudsman Periode 2026-2031