Dokter dan Tenaga Medis di Aceh Jadi Korban, Presiden Perintahkan Bantuan Diprioritaskan

- Minggu, 07 Desember 2025 | 21:06 WIB
Dokter dan Tenaga Medis di Aceh Jadi Korban, Presiden Perintahkan Bantuan Diprioritaskan

Rapat terbatas di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu lalu, menyoroti sebuah masalah yang tak terduga. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, bencana banjir dan longsor di Sumatera ternyata tak hanya menimpa warga biasa. Banyak dokter dan tenaga medis di garis depan justru ikut menjadi korban.

Hal ini, menurut Budi, tentu saja mempersulit penanganan kesehatan bagi para korban lainnya. Situasinya jadi berlapis-lapis.

"Ini SDM-nya, dokternya, kan juga kena bencana, Pak, di sana," kata Budi di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Dari pembicaraannya dengan sejumlah rumah sakit di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebenarnya semangat para dokter itu masih ada. Mereka ingin tetap bertugas. Namun begitu, realita di lapangan sungguh berat. Bagaimana bisa fokus menolong orang lain jika untuk memenuhi kebutuhan dasar sendiri saja susah?

"Jadi banyak dokter-dokter ini, di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Tamiang, Gayo Luwes, keluarganya juga susah makan," bebernya. Mereka sendiri kesulitan dapat makanan, begitu pula keluarga di rumah.

Melihat kondisi itu, Budi pun mengajukan usulan konkret. Pertama, soal dapur umum. Ia meminta agar operasional dapur umum diprioritaskan untuk menjamin pasokan makanan bagi dokter, tenaga medis, dan keluarganya.

"Jadi kalau saya boleh ada dapur umumnya diprioritaskan tenaga medis dan tenaga kesehatan di 6 (kabupaten) ini supaya bisa hidupnya tenang, karena keluarga dapat makan," ujar Budi.

Kedua, terkait tempat tinggal. Menkes meminta agar pembangunan hunian sementara mendahulukan tenaga kesehatan.

"Dan kalau boleh Menteri Perumahan kalau bisa dibangun dulu mereka jadi lebih tenang," lanjutnya.

Usulan itu langsung mendapat respons positif dari Presiden Prabowo. Ia sepakat dan bahkan meminta bantuan untuk tenaga kesehatan ini benar-benar diprioritaskan.

"Baik, saya kira benar. Tolong diprioritaskan makan dokter sama tenaga kesehatan. Kalau perlu drop khusus," tegas Prabowo.

Langkah ini dianggap penting. Dengan memastikan kesejahteraan para penolong, maka roda penanganan kesehatan bagi ribuan korban bencana lainnya bisa berjalan lebih lancar. Semuanya saling terkait.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar