Lima Hari Terjebak Banjir, Satu Sendok Nasi untuk Bertahan Hidup

- Minggu, 07 Desember 2025 | 11:00 WIB
Lima Hari Terjebak Banjir, Satu Sendok Nasi untuk Bertahan Hidup

“Kami cari makanan, apa pun itu, kelapa, kami berenang biar gak hanyut,” ujarnya.

Sedikit beras yang berhasil mereka dapatkan pun dimasak dengan susah payah. Hasilnya dibagi-bagi dengan sangat hati-hati.

“Ada nasi beras dikit, kami masak pakai api, sesendok-sendok satu orang, itu pun diprioritaskan untuk anak-anak. Kami (orang dewasa) gak usah (makan),”

kenang Wahyu.

Hidup mereka benar-benar bergantung pada sisa-sisa makanan dan buah-buahan yang bisa ditemukan. Baru di hari keenam, air mulai surut. Tapi, kondisi tetap sulit. Kisah ini bukan sekadar laporan bencana, melainkan potret nyata tentang ketahanan manusia di ujung keterbatasan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar