Memang, hujan yang kembali turun pada Jumat (5/12) sempat memperparah keadaan. Area yang baru surut, kembali terendam. Laporan BPBD per Jumat itu menyebutkan ribuan kepala keluarga terdampak, dengan puluhan warga terpaksa mengungsi.
Kerusakan tersebar di mana-mana. Di Pangalengan, tepatnya Kampung Pasirmulya, dua rumah tertimbun material longsor. Kejadian serupa terjadi di Soreang, di Kampung Pasirkaliki, Desa Panyirapan. Kampung yang sama juga dilaporkan kebanjiran, merendam pemukiman warga.
Di Bojongsoang, ratusan rumah di Kampung Cijagra terendam banjir. Sementara di Cangkuang, longsor di Kawung Luwuk berdampak pada lima rumah. Banjir juga melanda kawasan padat seperti Dayeuhkolot, menyebabkan ribuan rumah terendam, dan di Baleendah, akses jalan terputus untuk kendaraan roda dua maupun empat.
Dari Cimaung, Pasirjambu, Ciwidey, hingga Kertasari, laporan longsor dan banjir terus berdatangan. Masing-masing menimbulkan kerusakan rumah dan mengganggu aktivitas warga. Situasinya benar-benar memprihatinkan.
Artikel Terkait
Suara Gaza yang Tak Bisa Dibungkam: Mosab Abu Toha dan Seruan untuk Menentukan Nasib Sendiri
Harta Rp 15,38 Miliar Letkol Teddy, Mayoritas dari Hibah Properti
Gus Baha Sindir Kebiasaan NU Memaksakan Dalil yang Tak Jelas Juntrungnya
Misteri Ijazah Jokowi dan Klaim Bukan Orang yang Sebenarnya