“Enggak ada masalah, kita ada anggaran kok. BA 99 kita ada duitnya. Masih ada 400 lebih triliun di BI belum digunakan,” tegasnya.
Namun begitu, langkah ini bukan berarti pengawasan dilepas begitu saja. Komisi V berencana turun langsung ke lapangan. Mereka akan mendatangi wilayah-wilayah terdampak di Sumatera untuk melihat kondisi sebenarnya. Kunjungan itu nantinya jadi bahan pertimbangan menentukan prioritas alokasi dana dalam APBN 2026.
“Kami nanti akan ke sana untuk melihat mana daerah-daerah yang harus perlu diprioritaskan dalam APBN tahun 2026,” pungkas Lasarus.
Artikel Terkait
Kolaborasi Media Asing: Gengsi Global atau Jebakan Etika?
Masa Transisi Kampus: Saat Mahasiswa Baru Dihadapkan pada Ujian Kemandirian
Trump Klaim Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Selama Satu Pekan
Diklat ASN dan Ironi Negara yang Sibuk Data tapi Miskin Analisis