Polda Riau Kirim Unit Penjernih Air untuk Korban Bencana di Agam

- Selasa, 02 Desember 2025 | 15:48 WIB
Polda Riau Kirim Unit Penjernih Air untuk Korban Bencana di Agam
Bantuan Polda Riau untuk Korban Bencana Agam

Bantuan Polda Riau untuk Korban Bencana Agam

Tak hanya berfokus di wilayahnya, Polda Riau mengulurkan tangan untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan mereka cukup konkret: menerjunkan kendaraan water treatment milik Brimob. Unit khusus ini bertugas menyediakan air bersih bagi warga yang terdampak, sebuah kebutuhan mendesak di tengah bencana.

Layanan vital itu beroperasi dari Posko Aman Nusa II Polda Riau, tepatnya di SMP 3 Desa Nagari Sallarih Aia Timur, Kecamatan Pelambayan. Di situlah warga bisa mendapatkan pasokan air minum yang layak.

Menurut Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, kendaraan berbasis Isuzu ELF NPS 4x4 ini memang dirancang untuk situasi darurat. Fungsinya mengolah air dari sumber apa pun sungai, banjir, bahkan air payau menjadi air siap minum.

"Sistem filtrasinya canggih, bisa mengubah air dari berbagai sumber jadi air bersih yang aman. Kapasitas tampungnya juga besar," jelas Herry Heryawan, Selasa (2/12).

Di sisi lain, operasi pencarian korban terus digenjot. Ditsamapta Polda Riau berkoordinasi dengan Korbrimob Polri dan rekan mereka dari Polda Sumbar. Fokusnya di Jorong Padang, Kota Gadang, Palembayang.

Unggahan yang dibagikan Kapolda memperlihatkan keseriusan operasi ini. Anjing pelacak K9 diterjunkan. Petugas menyisir area dengan teliti, berjalan kaki, bahkan menyusuri aliran sungai dengan berpegangan pada tali. Medannya jelas berat.

Dalam salah satu foto, terlihat petugas membawa kantong jenazah. Sayangnya, belum bisa dipastikan apakah itu korban dari musibah banjir dan longsor ini. Situasinya masih berkembang, dan harapan untuk menemukan korban hidup tetap menyala.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar