BMKG Peringatkan Ancaman Bibit Siklon Tropis di Musim Hujan 2025/2026

- Senin, 01 Desember 2025 | 16:18 WIB
BMKG Peringatkan Ancaman Bibit Siklon Tropis di Musim Hujan 2025/2026

Puncak musim hujan tahun depan perlu diwaspadai. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan potensi munculnya bibit siklon tropis di beberapa perairan Indonesia, terutama pada periode Desember 2025 hingga Maret 2026. Ancaman ini bukan omong kosong belaka.

Faisal menyampaikan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Jakarta, Senin lalu. Ruang rapat yang biasa-biasa saja itu mendadak terasa berat oleh peringatannya.

“Periode November sampai Februari nanti, kita sekarang kan baru masuk Desember, ada ancaman bibit siklon bisa terbangkit di perairan selatan Indonesia,” ujarnya.

“Mulai dari Bengkulu, Sumatera bagian selatan, terus ke selatan Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sampai ke Maluku dan wilayah Papua Tengah serta Selatan.”

Menurut Faisal, bibit siklon yang dimaksud adalah siklon tropis. Kehadirannya bakal mendongkrak curah hujan secara signifikan, yang artinya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor jadi jauh lebih besar. Ini pengalaman yang sudah terjadi beberapa kali di masa lalu, dan kita semua tahu dampaknya bisa parah.

Karena itu, dia mendesak semua pihak untuk tidak lengah. Kewaspadaan harus ditingkatkan, apalagi mengingat pola cuaca yang semakin tak menentu belakangan ini.

“Kita perlu bersiap,” tegasnya, “kalau-kalau siklon tropis dengan kategori lebih kuat muncul di daerah yang padat penduduk. Kesiapsiagaan harus kita siapkan dari sekarang, jangan nanti-nanti.”

Namun begitu, BMKG tidak hanya berhenti pada peringatan. Faisal menambahkan, upaya pencegahan aktif juga digelar melalui koordinasi lintas sektor. Salah satunya adalah Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC.

“BMKG bersama BNPB sedang menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca. Kebetulan, kami baru saja memantau langsung pelaksanaannya di Kualanamu,” tutup Faisal.

Jadi, ada ancaman di depan mata, tapi juga ada langkah yang diupayakan. Masyarakat diimbau tetap waspada, sementara pemerintah berusaha memitigasi dampak terburuknya. Musim hujan tahun depan tampaknya akan jadi ujian lagi bagi kita semua.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar