Empat Tersangka Baru Kasus Pencurian Louvre Ditangkap, Harta Karun Napoleon Masih Hilang

- Rabu, 26 November 2025 | 12:24 WIB
Empat Tersangka Baru Kasus Pencurian Louvre Ditangkap, Harta Karun Napoleon Masih Hilang
Perkembangan Kasus Pencurian di Louvre

Kasus pencurian koleksi perhiasan Museum Louvre yang menggemparkan itu kembali menampakkan perkembangan. Otoritas Paris berhasil menangkap empat orang lagi yang diduga terlibat dalam aksi nekat itu.

Keempatnya, terdiri dari dua pria dan dua wanita, ditangkap di wilayah Paris. Usia mereka berkisar antara 31 hingga 40 tahun. Jaksa penuntut Laure Beccuau telah mengonfirmasi penangkapan ini, meski peran spesifik masing-masing tersangka masih diselidiki.

Menurut informasi yang beredar, salah satu dari mereka ini kemungkinan adalah anggota keempat dari kelompok pencuri yang beraksi di siang bolong itu. Media Prancis cukup gencar memberitakan hal ini.

Polisi berencana menahan mereka untuk diperiksa selama 96 jam ke depan. Interogasi yang panjang ini diharapkan bisa mengungkap lebih banyak detail dari aksi yang begitu cepat dan berani itu.

Sebelumnya, tiga tersangka utama yang dijuluki sebagai "tim komando" sudah lebih dulu ditahan. Mereka kini menghadapi tuntutan serius: pencurian oleh kelompok terorganisir dan konspirasi kriminal. Bukti-bukti forensik, termasuk DNA mereka, ditemukan di tempat kejadian perkara dan pada barang-barang yang terkait dengan kejahatan tersebut.

Sayangnya, hingga detik ini, perhiasan-perhiasan bersejarah yang dicuri masih hilang. Barang-barang yang lenyap termasuk kalung mewah berlian dan zamrud, sebuah hadiah dari Napoleon untuk Permaisuri Marie-Louise. Selain itu, sebuah tiara mutiara dan berlian milik Permaisuri Eugenie juga ikut raib.

Yang membuat aksi ini begitu mengejutkan adalah kecepatan dan keberaniannya. Cuma butuh waktu kurang dari delapan menit bagi para pencuri ini untuk menyelesaikan misinya. Mereka memanfaatkan lift barang untuk masuk ke dalam museum.

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan dua orang membobol Galeri Apollo. Dengan menggunakan pemotong cakram, mereka memotong etalase kaca yang melindungi perhiasan, mengambil barang-barang berharga itu, lalu melarikan diri. Dua orang lainnya, yang sudah menunggu dengan skuter, langsung bergabung dan mereka kabur bersama.

Semuanya terjadi begitu cepat, seolah sudah direncanakan dengan sangat matang.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar