“Guru dihadapkan tantangan kehidupan yang makin hedonis dan materialistis, di mana kebahagiaan dan penghargaan dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material,” tambahnya.
Memang, selama bertahun-tahun, selain mengajar, mereka dibebani dengan sederet tugas administratif. Mulai dari menyusun silabus, RPP, modul ajar, hingga laporan akademik siswa yang tiada habisnya. Tak heran, keluhan kerap muncul dari para guru dan organisasi profesi mereka.
Nah, dengan kebijakan baru ini, harapannya guru bisa benar-benar fokus pada tugas utamanya: mendidik secara profesional, membimbing siswa, dan tentu saja, meningkatkan kualitas diri mereka sendiri.
Ini adalah langkah yang ditunggu-tunggu. Mari kita lihat bagaimana implementasinya nanti di lapangan.
Artikel Terkait
Indonesia Tawarkan Mediasi, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS-Israel ke Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026
IKA Unhas Gelar Buka Puasa Bersama, Amran Sulaiman Diharapkan Jadi Orang ke-2 di RI